Kediri, 19 Agustus 2026 - UPT Puskesmas Kediri melaksanakan kegiatan tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Desa Montong Are. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya penguatan deteksi dini dan penemuan kasus TBC secara aktif di masyarakat, sekaligus memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara lebih mudah, dekat, dan terjangkau bagi masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kediri.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi antara petugas UPT Puskesmas Kediri, Pemerintah Desa Montong Are, kader kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Koordinasi dilakukan untuk menentukan sasaran, lokasi pelaksanaan, mekanisme pelayanan, serta pendataan masyarakat yang memiliki faktor risiko atau kontak erat dengan pasien TBC. Keterlibatan pemerintah desa dan kader diharapkan dapat membantu petugas dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan tetapi belum datang secara mandiri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Dalam kegiatan tracing TBC, petugas melakukan identifikasi dan penelusuran terhadap masyarakat yang mempunyai riwayat kontak dengan pasien TBC maupun masyarakat yang memiliki gejala yang mengarah pada TBC. Petugas memberikan edukasi mengenai tanda dan gejala TBC, cara penularan, pentingnya pemeriksaan sedini mungkin, serta langkah-langkah pencegahan penularan TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sehingga masyarakat yang hadir tidak hanya mendapatkan skrining terkait TBC, tetapi juga memperoleh pemeriksaan kesehatan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan pelayanan. Integrasi ini menjadi salah satu bentuk pendekatan pelayanan kesehatan yang komprehensif karena masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan sekaligus dilakukan identifikasi terhadap faktor risiko penyakit sejak dini.
Petugas melakukan wawancara dan skrining awal kepada sasaran, termasuk menggali adanya keluhan seperti batuk berkepanjangan, demam, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan, penurunan nafsu makan, maupun keluhan lain yang perlu mendapatkan perhatian. Bagi masyarakat yang memenuhi kriteria atau ditemukan adanya kecurigaan TBC, petugas memberikan tindak lanjut sesuai prosedur, termasuk rujukan untuk pemeriksaan diagnostik lebih lanjut apabila diperlukan.
Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga etika batuk, menggunakan masker ketika mengalami gejala batuk, menjaga ventilasi dan sirkulasi udara di rumah, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Edukasi juga diberikan kepada keluarga agar dapat memahami pentingnya mendukung pasien dalam menjalani pemeriksaan dan pengobatan sampai tuntas.
Pelaksanaan tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG di Kantor Desa Montong Are diharapkan dapat meningkatkan penemuan kasus secara aktif, mempercepat proses pemeriksaan dan penanganan masyarakat yang berisiko TBC, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini. Dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan secara langsung di desa, masyarakat diharapkan semakin mudah mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa harus menunggu sampai kondisi kesehatan menjadi lebih berat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UPT Puskesmas Kediri dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa dan kader kesehatan dalam pengendalian TBC. Sinergi antara petugas kesehatan, pemerintah desa, kader, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penularan TBC serta mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih sehat.
Secara keseluruhan, kegiatan Tracing TBC Terintegrasi CKG di Kantor Desa Montong Are berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan dari pemerintah desa serta masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan sasaran yang berisiko dapat ditemukan lebih awal, mendapatkan pemeriksaan dan tindak lanjut yang sesuai, serta meningkatkan cakupan pelayanan CKG di wilayah kerja UPT Puskesmas Kediri. Kegiatan serupa akan terus didorong secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya promotif, preventif, deteksi dini, dan pengendalian penyakit TBC di masyarakat.
TimWebistePKMKediri#Zulkaid
Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *